Taman Gandrung Terakota

Taman Gandrung Terkota

Taman Gandrung Terakota adalah situs rawat ruwat seni budaya Banyuwangi yang terletak di sebuah kawasan kaki gunung Ijen dan bukit hijau dan hamparan sawah yang didalamnya dapat ditemukan galeri seni rupa, amfiteater terbuka sendratari, pementasan dramatari “Meras Gandrung”, perlehatan musik. Taman Gandrung Terakota berlokasi di Dusun Blimbingsari Desa Tamansari Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. Kawasan ini digagas oleh Sigit Pramono.

Taman ini di desain dengan konsep sebagai area situs seribu patung tembikar (terakota) berwujud penari gandrung yang terletak menyebar di sekitar area amfiteater dan persawahan. Gandrung telah menjadi identitas budaya asli dan ikon kota Banyuwangi. Dengan adanya satu faset perkembangan, Tari Gandrung menjadi tari pergaulan, Gandrung sempat menjadi stigma negatif. Namun demikian para seniman, budayawan, dan pemerintah kabupaten Banyuwangi berhasil merubah stigma negatif tersebut. Acara tahunan Gandrung Sewu berupa petunjukan kolosal tari Gandrung Sewu berhasil mengangkat nilai budaya kesenian Banyuwangi dan akhirnya Tari Gandrung menjadi ikon dari kota Bnayuwangi. Kini dapat ditemukan tari Gandrung mudah ditemukan para penari gandrung dari mulai usia anak-anak hingga dewasa. Seperti sosok seperti Mbok Temu legenda hidup penari Gandrung.

Perjalanan menuju kawasan Taman Gandrung Terakota dapat dilalui dengan kendaraan bermotor dan kendaraan roda empat. Jarak tempuh dari Banyuwangi kota menuju Taman Gandrung Terakota 23,7 km dengan membutuhkan waktu 44 menit dan jarak tempuh dari Bandar udara Blimbingsari 37,8 km dengan membutuhkan waktu 1 jam 4 menit.
 

Meras Gandrung

Adat ritual Tarian Gandrung dengan tujuan mewisuda Penari Gandrung

"Seni Pertunjukkan Tahunan di Taman Gandrung Terakota"

Dengan berbagai suguhan seni pertunjukkan yang selalu mencuri perhatian para wisatawan, di Taman Gandrung terakota setiap tahun mengadakan acara live show musik “Jazz Gunung Ijen” sebuah perhelatan musik jazz yang diselenggarakan di sebuah panggung terbuka, menurut situs resmi Jazz Gunung, tujuan dan penyelenggaraan acara ini adalah sebagai gerbang hati bagi kebebasan jiwa, dengan kearifan alam pegunungan yang telah menjadi simbol budaya aslli di nusantara. Mendatangkan penyanyi jazz Indonesia, para audiens hadir dengan memenuhi tempat duduk di amfiteater.

"Seni Pertunjukan Setiap Bulan di taman Gandrung Terakota"

Satu bulan sekali di Taman Gandrung Terakota memiliki acara seni pertunjukan yang disebut “Meras Gandrung” acara tari sakral yang diadakan setiap bulan. Meras Gandrung merupakan ritual yang menandai bahwa seseorang dinyatakan lulus dan siap melalukan pementasan Gandrung secara utuh. yang dimaksud meras adalah sesaji.
Untuk menjadi seorang Gandrung, harus melakukan latihan gerak tari secara rutin dan memerlukan asupan yang berupa dari bahan-bahan dari alam untuk kebugaran tubuh Gandrung. karena seorang gandrung dituntut untuk selalu tampil prima. 
Kini prosesi meras gandrung atau wisuda gandrung tidak hanya diwujudkan dalam ritual. Rangkaian pelaksanaan meras ditampilkan dalam sebuah pertunjukan sendratari. Sendratari Meras Gandrung menggambarkan urutan dari waktu belajar hingga lulus dan wisuda menjadi Gandrung.

Live show Gandrung

Pertunjukan tari Gandrung yang di adakan tiap akhir pekan

Tentang Kami

Sebuah Badan Usaha Desa (BUMdesa) yang berkomitmen membentuk kelompok wisata dengan dukungan pemerintah desa terkait berusaha untuk mewujudkan dan menciptakan destinasi wisata yang ada disekitar

Navigation Links

Home                          Sendang Seruni
Gowes                         Taman Gandrung Terakota
Homestay                     Budaya Lokal
Edukasi Kopi                 Kawah Ijen
Kuliner Lokal                 Transport

Copyright ©2020 All rights reserved | This template is made with by TeamDigi